TariGantar merupakan jenis tarian pergaulan antara muda mudi yang berasal dari Suku Dayak Benuaq dan Dayak Tunjung di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.Tarian ini melambangkan kegembiraan dan juga keramah-tamahan suku Dayak dalam menyambut tamu yang datang berkunjung, baik sebagai wisatawan, investor, atau para tamu yang dihormati.Tamu-tamu bahkan diajak ikut menari bersama para penari. Yuk simak daftar 8 senjata tradisional Kalimantan Selatan yang lebih dari sekedar senjata. 1. Mandau. Tak hanya Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan juga memiliki senjata tradisional bernama Mandau. Ini karena Suku Dayak tak hanya bermukim di kawasan Kalimantan Timur tetapi juga di bagian Kalimantan Selatan. Dipulau Kembang dihuni oleh kalangan monyet yang sudah umum di pasaran Indonesia. Sedangkan di pulau Kaget dihuni oleh kalangan monyet yang langka dan tidak mudah dijumpai dipasaran Indonesia dan hanya ada di Kalimantan Selatan, sehingga maskot di Provinsi Kalimantan Selatan ini dilambangkan dengan monyet. 2. Rumah Lanting. Foto: muhammadirhammi GambarAlat Musik Kalimantan Selatan Kalang Kupak. Kalang Kupak adalah alat musik kalimantan selatan atau lebih tepatnya dari Suku Bukit.Masyarakat Dayak Maanyan menyebut alat musik ini dengan sebutan "Salung" yang mempunyai fungsi untuk menghibur petani dan mengusir binatang. Kalang Kupak terbuat dari bambu, tapi bambu yang digunakan-pun bukan sembarangan dan hanya jenis bambu yang tipis Jelaskanmengenai penyajian musik dari mulai kalimantan selatan - 12183896 mithaaprainti7 mithaaprainti7 13.09.2017 Seni Iklan uzumakihyuuga uzumakihyuuga Kalimantan Selatan. Memiliki musik bernama Panting. Panting merupakan alat musik yang dipetik yang berbentuk seperti gambus Arab tetapi ukurannya lebih kecil. Pada waktu dulu musik Halini dapat dipahami, karena orang Banjar adalah asimilasi Melayu dengan suku Bukit ( Dayak ) dan ada pengaruh Jawa-Sunda. Alat Musik Tradisional Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meliputi: Gamelan Banjar, Gamelan Banjar, Kalampat, Kalang Kupak, Kintung, Kurung-kurung, Kuriding, Panting, Serunai Banjar, Terbang Madihin. Gamelan Banjar. Berikutpenulis berikan beberapa fakta mengenai Provinsi Kalimantan Selatan. 1. Ibu kotanya Banjarmasin. Ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan adalah Banjarmasin. Selain itu, di Kalimantan Selatan juga memiliki 11 Kabupaten dan 1 kota lainnya selain Kalimantan Selatan. 2. Hari Jadi tanggal 14 Agustus 1950. isvx. Memiliki musik bernama Panting. Panting merupakan alat musik yang dipetik yang berbentuk seperti gambus Arab tetapi ukurannya lebih kecil. Pada waktu dulu musik panting hanya dimainkan secara perorangan atau secara solo. Karena semakin majunya perkembangan zaman dan musik Panting akan lebih menarik jika dimainkan dengan beberapa alat musik lain, maka sekarang ini dimainkan dengan alat-alat musik seperti babun, gong,dan biola dan pemainnya juga terdiri dari beberapa orang. Nama musik panting berasal dari nama alat musik itu sendiri, karena pada musik Panting yang terkenal alat musiknya dan yang sangat berperan adalah Panting, sehingga musik tersebut dinamai musik brainly Jumlah Pengunjung 47,123 Lagu Daerah Kalimantan Selatan– Indonesia memiliki banyak keberagaman, diantaranya adalah keberagaman budaya dan juga bahasa. Dan Salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki banyak keberagaman budaya adalah Kalimantan Selatan dengan ibukotanya Banjarmasin. Provinsi Kalimantan Selatan yang terbentuk pada tahun 1950 ini terkenal dengan hasil batubaranya. Maka tidak mengherankan provinsi ini dikenal dengan kekayaan alamnya yang sangat berlimpah. Selain kekayaan alam yang sangat berlimpah, Kalimantan Selatan juga kaya akan budaya. Karena banyaknya suku di Kalimantan Selatan, membuat provinsi yang satu ini memiliki budaya yang beragam, mulai dari tarian, rumah adat, termasuk lagu daerahnya. Kali ini kami akan memberi informasi mengenai lagu daerah Kalimantan Selatan yang mungkin pernah kamu dengar saat acara tertentu, serta makna dari lagu tersebut. BACA JUGA 6 Kuliner dan Makanan Khas Kotabaru Kalimantan Selatan 1. Lagu Ampar Ampar Pisang Tangga Nada Lagu Ampar Ampar Pisang – Foto Lagu Ampar Ampar Pisang merupakan Lagu Daerah Kalimantan Selatan yang cukup terkenal di seluruh ndonesia. Dan lagu ini juga sering diperdengarkan saat anak anak sedang bermain. Lagu dengan bahasa Banjar ini diciptakan oleh Hamiedhan A C, dan lagu ini memiliki lirik yang ceria dengan tempo 2/4. Lagu Ampar Ampar Pisang dari Kalimantan Selatan ini bercerita tentang pisang yang dioalah dengan cara diamparkan/ dijemur hingga akhirnya menjadi sebuah makanan khas di Kalimantan Selatan. Untuk kamu yang ingin mendengar lagu Ampar Ampar Pisang , berikut adalah linknya 2. Lagu Saputangan Babuncu Ampat Lagu Daerah Kalimantan Selatan, Lagu Sapu Tangan Babuncu Ampat – Foto Lagu Saputangan Babuncu Ampat merupakan lagu Lagu Daerah Kalimantan Selatan yang sering diperdengarkan saat acara acara tertentu. Lagu dengan bahasa Banjar ini memiliki lirik yang sangat menginspirasi , dan instrumennya sangat ceria dengan tempo 4/4. Lagu Saputangan Babuncu Ampat bercerita tentang seorang yang sakit hati, namun jangan sampai kita menyakiti orang lain. Selain itu, lagu ini juga menyiratkan pesan agar kita sesama manusia harus saling memaafkan, serta buang rasa sakit hati agar tidak menjadi beban dalam hidup kita. Berikut adalah link lagu Saputangan Babuncu Ampat yang penuh dengan makna 3. Lagu Paris Berantai Lagu Paris Berantai, Lagu Daerah Kalimantan Selatan – Foto Lagu Daerah Kalimantan Selatan selanjutnya adalah Lagu Paris Berantai. Lagu adat ini merupakan lagu ciptaan Anang Ardiansyah yang bercerita tentang kerinduan hati seorang terhadap kekasihnya, dan ia tidak ingin terpisah dari kekasihnya. Selain itu, lagu ini juga menceritakan suasana kampung halaman yang telah lama ditinggalkan. Lagu Paris Berantai ini menggunakan bahasa Banjar dan diiringi musik dengan tempo 4/4 . Selain itu, lagu ini memiliki lirik yang amat sedih karena bercerita tentang seorang yang rindu dengan kekasihnya. Lagu ini juga diiringi dengan musik khas Kalimantan, sehingga membuat lagu ini tambah sendu. Untuk kamu yang ingin mendengarkan lagu Paris Berantai lagu dari Kalimantan Selatan, berikut adalah linknya 4. Lagu Anak Pipit Lagu Anak Pipit, Lagu Daerah Kalimantan Selatan – Foto Lagu yang berjudul Anak Pipit merupakan Lagu Daerah Kalimantan Selatan yang diciptakan oleh Hamiedan AC dan bercerita tentang seekor anak pipit yang malang dan tak berdaya. Lagu ini mengajak kita agar lebih mencintai binatang, karena binatang juga ciptaan Tuhan. Lagu dengan bahasa Banjar ini memiliki lirik yang sedih, karena bercerita tentang seekor anak pipit yang malang. Selain itu, iringan musik dengan tempo 4/4 membuat lagu ini menjadi tambah sendu. Berikut kami sediakan link Lagu Anak Pipit lagu dari Kalimantan Selatan yang memiliki makna yang mendalam 5. Lagu Japin Rantauan Lagu Japin Rantauan, Lagu Daerah Kalimantan Selatan – Foto Lagu Japin Rantauan merupakan sebuah Lagu Daerah Kalimantan Selatan yang dibawakan bersamaan dengan tarian Japin Rantauan. Selain itu, lagu dengan bahasa Banjar ini bercerita tentang para ulama yang menyebarkan ajaran agama Islam di wilayah Kalimantan Selatan. Lagu Japin Rantauan memiliki lirik yang sangat mendalam karena mengajarkan nilai nilai di agama Islam. Ditambah dengan iringan musik rebana, membuat lagu ini sangat kental dengan nuansa Islami. Untuk kamu yang ingin mendengar lagu Japin Rantauan, berikut adalah linknya Itulah tadi beberapa rekomendasi daftar lagu dari daerah dari Kalimantan Selatan yang penuh dengan cerita dan juga penuh dengan makna . Sudah seharusnya kita melestarikan budaya kita sendiri termasuk lagu daerah, karena itu adalah kekayaan yang ada di negara kita punya. Gambar Alat Musik Daerah Kalimantan Selatan Viral Update dari Keunikan Musik Kalimantan Selatan Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beragam tradisi dan budaya yang berbeda. Musik Kalimantan Selatan juga memiliki keunikan yang tak dimiliki daerah lain. Musik Kalimantan Selatan terdiri dari berbagai jenis alat musik tradisional seperti gong, kulintang, dan lain-lain. Selain itu, ada juga berbagai jenis lagu dan tarian tradisional yang berbeda di setiap daerah. Ciri Khusus Musik Kalimantan Selatan Musik Kalimantan Selatan memiliki ciri khas yang tak dimiliki oleh musik daerah lain. Beberapa ciri khas tersebut adalah gaya musik yang berbeda, irama yang khas, dan juga berbagai jenis alat musik tradisional. Musik Kalimantan Selatan juga memiliki berbagai jenis lagu dan tarian tradisional yang khas, seperti tarian Dayak dan tarian lainnya. Penyajian Musik Kalimantan Selatan Penyajian musik Kalimantan Selatan berbeda dengan musik daerah lain di Indonesia. Musik Kalimantan Selatan biasanya dimainkan dalam acara adat atau upacara tradisional. Musik Kalimantan Selatan juga dimainkan dalam berbagai kesempatan selain acara adat atau upacara tradisional. Musik Kalimantan Selatan dimainkan oleh berbagai jenis alat musik tradisional, seperti gong, kulintang, dan lain-lain. Musik Kalimantan Selatan juga biasanya disajikan bersama tarian tradisional seperti tarian Dayak. Makna Musik Kalimantan Selatan Musik Kalimantan Selatan memiliki arti yang tersirat di baliknya. Musik Kalimantan Selatan biasanya menceritakan tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Kalimantan Selatan dan juga mengandung pesan moral. Musik Kalimantan Selatan juga biasanya menceritakan tentang adat istiadat dan budaya yang ada di Kalimantan Selatan. Musik Kalimantan Selatan juga berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kesimpulan Musik Kalimantan Selatan memiliki keunikan yang tak dimiliki daerah lain. Musik Kalimantan Selatan dimainkan dengan berbagai jenis alat musik tradisional dan disajikan bersama-sama dengan berbagai jenis tarian tradisional. Musik Kalimantan Selatan juga memiliki makna yang tersirat di baliknya, seperti menceritakan kehidupan masyarakat Kalimantan Selatan dan juga menyampaikan pesan-pesan moral. Musik Kalimantan Selatan merupakan bagian dari kebudayaan dan tradisi yang berkembang di Kalimantan Selatan dan merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat di sana. 8 menit membaca Luasnya Indonesia, membuat deretan kesenian tradisional Kalimantan Selatan, juga patut untuk diketahui. Pasalnya, beberapa seni tari hingga alat musik tradisional di daerah ini, sudah tidak lagi banyak diketahui, bahkan keberadaannya, telah di ambang kepunahan. Tidak mau bukan, jika keragaman seni Indonesia, khususnya kesenian tradisional Kalimantan Selatan punah, diambil negara lain, dan lainnya? Maka dari itu, untuk para generasi baru, penting untuk melestarikan, atau setidaknya mengetahui. Ada 3 Kesenian Tradisional Kalimantan Selatan di Ambang Kepunahan Apa saja tiga kesenian tradisional Kalimantan Selatan yang berada di ambang kepunahan tersebut? Ya, itu adalah Bagandut, Baandi-andi, dan Balamut. Dilansir dari tidak hanya tiga kesenian tersebut, setidaknya masih ada empat alat musik tradisional, yang juga sudah mulai jarang ditemui. Empat alat musik itu adalah Kuriding, Garupai, Kurung-kurung, dan Bunggut. Baca Juga 9 Kesenian Tradisional Khas Jawa Barat Bahkan, untuk kesenian tradisional Kalimantan Selatan Baandi-andi, hanya tersisa dua orang yang masih mampu membawakannya. Mereka adalah Aban dan Aluh, yang sudah lanjut usia, yakni Aban berusia 94 tahun dan Aluh 60 tahun. Kesenian Tradisional Dikalahkan Gadget Sungguh sangat miris mendengarnya, jika kesenian asli Indonesia, sudah berada di ambang kepunahan, karena sudah tidak ada yang melestarikannya. Pasalnya, kini hal-hal yang berbau tradisional sudah mulai ditinggalkan, dan digantikan dengan teknologi modern, serta gadget sebagai mainan anak zaman sekarang. Sehingga, kecanggihan teknologi, membuat generasi penerus lebih memilih gadget, ketimbang belajar dan mengetahui kesenian tradisional. Sebenarnya, tidak ada salahnya kamu bermain gadget, namun pastikan dengan kecanggihan teknologi, kamu juga bisa sambil belajar dan mencari informasi terkait kesenian tradisional Indonesia, khususnya kesenian tradisional Kalimantan Selatan. Kesenian Tradisional Kalimantan Selatan Nah, buat kamu yang masih belum tahu, apa saja sih, kesenian tradisional Kalimantan Selatan, yuk simak rangkumannya berikut ini. 1. Tarian Tarian kesenian tradisional Kalimantan Selatan, tentunya memiliki ciri khas tersendiri. Hal tersebut tercipta dari latar belakang budaya yang berbeda, yang mewarnai kesejarahan masyarakatnya. Sehingga, daerah ini tentunya punya keunikan yang tidak dimiliki daerah lain. Untuk kesenian di Kalimantan Selatan ini, didominasi oleh Suku Banjar dan Suku Dayak Meratus. Dari dua suku tersebut, setidaknya kami akan rangkum menjadi delapan tarian tradisional Kalimantan Selatan. Meski tidak mencakup semuanya, namun beberapa tarian tradisional Kalimantan Selatan, yang dilansir dari berbagai sumber ini, semoga bisa membuka mata bahwa kesenian tradisional tak kalah bagus dan indah. Tari Gandut Bagandut Tarian tradisional Kalimantan Selatan yang pertama adalah Tari Gandut atau Bagandut. Tari ini juga disebut hampir mirip dengan Tari Ronggeng dari Sumatera dan Tari Tayub dari Jawa. Tarian khas Kalimantan Selatan ini, awalnya populer hanya di lingkungan istana. Namun, akhirnya tarian ini pun juga mulai populer di kalangan masyarakat biasa, sekitar 1860-an. Uniknya, para penari yang cantik dan pandai menari ini juga harus menguasai bela diri dan mantra-mantra tertentu. Bukan tanpa tujuan, hal ini dilakukan untuk melindungi diri dari tangan-tangan jahil penonton. Para penonton jahil tersebut, biasanya menggunakan ilmu hitam untuk mencoba memikat para penari. Namun, tarian ini tetap lestari, khususnya di Kabupaten Tapin. Tari Babangsai Tarian selanjutnya adalah Tari Babangsai, yang merupakan tarian dari Suku Dayak Meratus. Tarian ini juga biasa disajikan dalam upacara Aruh Ganal. Tidak hanya itu, Tarian Babangsai juga sering disajikan untuk acara kenduri besar atau panen raya. Adapun tujuannya sebagai ungkapan rasa syukur, atas rasa gembira dari berhasilnya panen padi. Untuk Aruh Ganal sendiri adalah acara tahunan bagi masyarakat adat Lokasado Hulu Sungai di Kalimantan Selatan. Selain tujuan di atas, tarian ini tentunya bisa disajikan sebagai hiburan untuk masyarakat. Tari Radap Rahayu Dikenal sebagai tarian tolak bala, Tarian Radap Rahayu zaman dulu merupakan tarian klasik yang bersifat sakral. Tarian ini memiliki penari berjumlah ganjil, dan tidak hanya tarian, tapi juga diselingi dengan syair, yang isinya bisa mengundang makhluk halus. Pernah hampir punah, namun pada 1928, tarian ini hidup kembali oleh tokoh masyarakat Banjar, yaitu Kiai Amir Hasan Bondan. Tari Radap Rahayu juga sering dijadikan tari penyambutan, semenjak punah dan mengalami banyak perubahan. Tari Tirik Lalan Kesenian tradisional Kalimantan Selatan berupa Tarian Tirik Lalan, ini merupakan perkembangan dari tari Gandut di Kabupaten Tapin. Ada cerita yang ada di dalam tarian tersebut. Intinya tarian ini menggambarkan bujuk rayu seorang laki-laki, terhadap wanita yang dicintainya, agar diizinkan pergi untuk suatu urusan. Tari Kanjar Selanjutnya ada Tari Kanjar atau biasa disebut Kakanjaran. Tarian khas Kalimantan Selatan ini, berasal dari Suku Dayak Meratus, dan dikembangkan di Kecamatan Lokasado. Disajikan sebagai hiburan, tarian ini juga biasa digelar para aruh kenduri, khususnya yang berkaitan dengan padi, seperti sukses panen. Tari Baksa Kembang Tarian yang tumbuh dan berkembang di Kerajaan Banjar, selain Tari Radap Rahayu adalah Tari Baksa Kembang. tarian ini bisa disajikan secara tunggal maupun kelompok, dan biasanya berjumlah ganjil. Mengapa namanya Baksa Kembang? Hal itu dikarenakan, tarian ini menggambarkan kebiasaan gadis remaja dalam merangkai bunga di halaman istana Banjar. Tarian ini juga sering disajikan untuk menyambut tamu-tamu agung, dan dilakukan oleh putri-putri keraton. Tari Tantayungan Berbeda dari tari-tarian sebelumnya, karena Tari Tantayungan ini menggunakan properti topeng. Tarian adat kesenian tradisional Kalimantan Selatan ini, merupakan tarian khas masyarakat Barikin di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Namun, saat ini Tari Tantayungan sudah jarang dimainkan, karena dalam tarian ini, salah satu penarinya harus berasal dari garis keturunan leluhur di sana. Pasalnya, tarian ini sangat sakral, karena penarinya seringkali kerasukan roh-roh leluhur, yang dulunya juga seorang penari Tari Tantayungan. Tari Tandik Balian Tarian yang terakhir adalah Tari Tandik Balian, yang dikenal sebagai tarian upacara pengobatan pada suku Dayak, Bawo, Dayak Dusun, Dayak Maanyan, Dayak lawangan, Dayak Benuaq, dan Dayak Bukit. Selain pengobatan, tarian tentunya juga disajikan untuk dinikmati sebagai atraksi seni yang menarik. 2. Alat Musik Selain tarian, kesenian tradisional Kalimantan Selatan juga punya alat musik tradisional, yang tak kalah eksotis. Nah, berikut akan dirangkum setidak 12 alat musik tradisional Kalimantan Selatan, yang tak boleh kamu lewatkan. Gamelan Banjar Alat musik tradisional khas Kalimantan Selatan yang pertama adalah Gamelan Banjar. Ada dua jenis gamelan yang ada di dalam masyarakat Suku Banjar, yakni versi keraton dan versi kerakyatan. Gamelan Banjar sendiri sudah ada sejak abad ke-14. Adapun kesenian ini pertama kali diperkenalkan oleh Pangeran Suryanata ke Kalimantan Selatan. Alat Musik Bumbung Terbuat dari bambu, alat musik Bumbung ini merupakan hasil modifikasi dari Bumbung Lamang beras ketan yang dibakar dalam bambu. Selain itu, alat musik ini juga memiliki tujuh nada dasar. Alat Musik Kalampat Alat musik kesenian tradisional Kalimantan Selatan yang berikutnya ini adalah Kalampat. Alat musik pukul berupa gendang ini, terbuat dari batang batung atau bambu tebak, dengan ukuran diameter yang besar. Untuk cara memainkannya, bisa dengan cara dipukul, menggunakan pemukul dari rotan. Alat Musik Kintung Mirip alat musik Angklung, Kintung juga terbuat dari bambu, dan memiliki tujuh ruas bambu, yang masing-masing berukuran berbeda-beda. Setiap ukuran Kintung, ternyata juga memiliki nama yang berbeda, yakni hintalu randah, hintalu tinggi, tinti pajak, tinti gorak, pindua randah, pindua tinggi, dan gorak tuha. Untuk, cara memainkannya, yakni dengan dipukul menggunakan sepasang tongkat pemukul. Alat Musik Panting Terlihat seperti alat musik gambus, alat musik Panting ini memiliki ukuran yang lebih kecil. Panting sendiri diambil dari kata memanting, yang dalam bahasa Banjar berarti memetik. Panting biasa dimainkan secara solo, namun semakin ke sini, panting lebih menarik jika dimainkan bersamaan dengan alat musik lainnya. Alat Musik Kalang Kupak Terbuat dari bambu yang tipi, alat musik Kalang Kupak terdiri dari delapan ruas bambu, yang masing-masing dipotong menjadi setengah, dan meruncing di bagian ujung. Ruas-ruas bambu tersebut lalu disatukan dengan serat rotan, hingga membentuk alat musik calung dari Jawa Barat. Sarunai Banjar Untuk alat musik tradisional berikut ini adalah Sarunai Banjar. Alat musik ini adalah alat musik tiup khas Suku Banjar, yang memiliki bentuk seperti terompet. Alat musik ini, terbuat dari daun kelapa kering, yang berfungsi sebagai tempat tiup. Serunai biasa dimainkan bersama dengan gendang dan gong. Alat Musik Terbang Lamut Seperti namanya, alat musik Terbang Lamut ini merupakan alat musik yang digunakan sebagai pendukung kesenian Lamut Balamut, yakni sebuah seni sastra tutur sebagai hiburan masyarakat Banjar. Alat Musik Kurung-Kurung Jika bicara alat musik tradisional yang unik, jawabannya adalah Kurung-kurung. Alat musik ini terbuat dari sebatang kayu panjang, yang dipadu dengan bambu dibagian bawahnya. Cara memainkannya, cukup diletakan ke tanah, maka Kurung-kurung akan menghasilkan suara dengan nada yang berbeda. Alat musik ini biasa dimainkan berkelompok dan beberapa kurung-kurung. Alat Musik Kuriding Nah, kalau alat musik Kuriding ini merupakan alat musik khas Kalimantan Selatan, yang dibuat oleh nenek moyang Suku Banjar. Mengapa namanya Kuriding? Hal itu dikarenakan bunyi yang dihasilkan terasa nyaring, dan merdu. Kuriding terbuat dari pelepah pohon enau, bambu, atau kayu, yang dibentuk menyerupai persegi panjang, dan ujungnya dibuat bulat. Alat Musik Sampek Kesenian tradisional Kalimantan Selatan berupa alat musik yang terakhir adalah Sampek. Alat musik tradisional Suku Dayak ini, telah tersebar di Pulau kalimantan, termasuk Kalimantan Selatan. Sampek sendiri terbuat dari berbagai jenis kayu, tapi seringnya menggunakan kayu arrow, kayu kapur, dan kayu ulin. Senarnya berjumlah 3,4, atau 6, bahkan untuk ukuran Sampek sendiri bisa disesuaikan dengan keinginan pembuatnya. Baca Juga 18 Kesenian Tradisional Khas Jawa Tengah Terbang Mahidin Terlihat seperti gendang, Terbang Mahidin merupakan alat musik tradisional khas Banjar. Alat musik ini terbuat dari kayu pohon nangka, dengan bagian atas yang ditutup membran berupa kulit kambing, yang sudah kering. Nah, itu dia beberapa informasi terkait kesenian tradisional Kalimantan Selatan, baik tarian maupun alat musik. Dengan mengetahui kesenian yang sudah hampir punah ini, seharusnya kita merasa bangga, karena Indonesia memiliki banyak budaya yang wajib untuk dilestarikan. Yuk, ikut lestarikan kesenian tradisional Kalimantan Selatan, dengan cara cintai budaya sendiri, agar tidak membuatnya punah. Nah, buat kamu yang merupakan masyarakat luar Kalimantan, dan ingin mempelajari budaya Kalimantan Selatan, yuk buat perencanaan perjalanan sekaligus liburan. Meski pandemi Covid-19 belum usai, kamu bisa melakukan perjalanan budaya setelah wabah ini berakhir. Agar perjalanan budaya terasa lebih hemat, sebaiknya kamu memiliki kartu kredit, yang bisa memberikanmu banyak keuntungan. Pasalnya, ada beragam kartu kredit yang dikhususkan untuk liburan, yang bisa kamu pilih untuk rencana perjalanan budayamu nanti. Yuk, persiapkan dulu kartu kredit terbaik untuk liburan, yang bisa kamu lakukan melalui Tidak perlu keluar rumah, kamu cukup mengajukan kartu kredit di secara online. Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajukan kartu kredit terbaik pilihanmu, hanya di dan buat perjalanan budayam menyenangkan! Lebih seperti ini

jelaskan mengenai penyajian musik dari kalimantan selatan